Sabtu, 21 Februari 2009

Oracle Storage Migration with Sun Cluster

Migrasi ini dilakukan PT Optima di sebuah perusahaan Telco yang baik. Ini diperlukan karena storage lama, HP XP-12000 sudah tidak disupport oleh HP. Storage baru yang digunakan adalah NetApp. Proses migrasi harus dilakukan tanpa downtime atau dengan downtime yang minimal.

Volume manager yang terkonfigur adalah Solaris Volume Manager (SVM), namun setelah diteliti konfignya, soft partition yang ada, dibuat diatas meta disk, tidak dibuat langsung dari disknya, sehingga tidak dapat dibuat mirror antar storage. Hal ini menjadi catatan penting bagi designer, walaupun tidak dibutuhkan melakukan mirroring antar storage, at least harus dipertimbangkan dimasa yang akan datang, jika diperlukan migrasi ke storage yang baru, dengan mirroring antar storage, migrasi dapat dilakukan on the fly, tanpa downtime.

Karena tidak dimungkinkan dilakukan mirroring dengan SVM, solusinya dengan menggunakan Oracle Data Guard, dilakukan replikasi database ke storage yang baru, yang sudah dibuatkan metaset baru. Setelah selesai database replication, aplikasi dan oracle harus shutdown, untuk memindahkan database yang sebelumnya standby di storage baru, menjadi production. Namun tidak terlalu lama, oracle dan aplikasinya dapat segera production kembali dan sudah menggunakan NetApp.

Step berikutnya adalah memindahkan quorum disk yang diperlukan oleh Sun Cluster 3.1, ke storage yang baru. Akhirnya zoning storage lama bisa dinonaktifkan, dan HP XP-12000 siap dishutdown.

Perlu diperhatikan sebelum memasang serial port pada Sun server, apakah keyboard abort parameter sudah dinonaktifkan. Hal ini bisa menyebabkan server masuk ke ok prompt dan menyebabkan solaris crashed saat serial port ditancapkan.

Jika anda memerlukan migrasi storage, PT Optima siap membantu anda.

Tidak ada komentar: